1. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja[Kembali]
Sistem keamanan Dapur MBG berbasis STM32 ini bekerja secara sekuensial dan terus-menerus mendeteksi parameter lingkungan menggunakan struktur keputusan bertingkat berdasarkan skala prioritas bahaya. Dalam kalang perulangan utama dengan jeda sampling 500 milidetik, mikrokontroler mendeteksi suhu ruangan melalui sensor analog NTC, konsentrasi kebocoran gas LPG di atas tabung menggunakan sensor analog MQ-2, dan indikasi percikan api di area kompor lewat Flame Sensor 5 Channel berkondisi Active LOW. Jika bahaya kebakaran terdeteksi (prioritas tertinggi), sistem langsung mengabaikan sensor lain untuk menyalakan buzzer, LED merah, dan mengaktifkan relay pompa air DC sebagai pemadaman awal sembari menampilkan peringatan api di LCD. Namun, jika tidak ada api melainkan kadar gas MQ-2 melebihi ambang batas (prioritas kedua), hanya buzzer dan LCD peringatan gas yang aktif, sementara pompa air dan LED dimatikan demi menghindari percikan listrik di area sensitif gas. Terakhir, saat seluruh sensor mendeteksi kondisi aman (prioritas ketiga), semua aktuator penyelamat dinonaktifkan, lalu STM32 mengonversi data sensor NTC untuk menampilkan nilai suhu aktual dan teks "Sistem Aman" pada LCD sebelum siklus pemantauan otomatis berputar kembali ke awal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar