Persiapan komponen: Siapkan board NUCLEO-C031C6, sensor PIR (motion detector), sensor suara/getaran (modul biru), LED merah, push button, resistor, dan kabel jumper.
Koneksi sensor PIR:
- Hubungkan pin VCC sensor PIR ke jalur VCC (melalui resistor jika diperlukan)
- Hubungkan pin GND sensor PIR ke ground
- Hubungkan pin OUT sensor PIR ke pin digital pada Nucleo (pin A1)
Koneksi sensor suara/getaran:
- Hubungkan VCC modul ke 5V/3.3V Nucleo
- Hubungkan GND ke ground
- Hubungkan pin sinyal (DO/AO) ke pin A0 atau A2 pada Nucleo
Koneksi LED:
- Hubungkan anoda LED ke pin digital Nucleo (D7/PWM)
- Pasang resistor pembatas arus (220-330Ω) secara seri
- Hubungkan katoda ke ground
Koneksi push button:
- Hubungkan satu terminal ke pin digital Nucleo (D5/PWM)
- Hubungkan terminal lain ke ground
- Aktifkan internal pull-up atau pasang resistor eksternal
Koneksi power: Pastikan semua ground terhubung ke titik ground yang sama (common ground).
2. Hardware dan Diagram Blok[Kembali]
1. NUCLEO C031C6
Spessifikasi
Microcontroller | ARM Cortex-M3 |
Operating Voltage | 3.3 V |
Input Voltage (recommended) | 5 V |
Input Voltage (limit) | 2 – 3.6 V |
Digital I/O Pins | 32 |
PWM Digital I/O Pins | 15 |
Analog Input Pins | 10 (dengan resolusi 12-bit ADC) |
DC Current per I/O Pin | 25 mA |
DC Current for 3.3V Pin | 150 mA |
Flash Memory | 64 KB |
SRAM | 20 KB |
EEPROM | Emulasi dalam Flash |
Clock Speed | 72 MHz |
Warna | Panjanggelombang [nm] | Material semikonduktor | |
Gallium arsenide (GaAs)Aluminium gallium arsenide (AlGaAs) | |||
610 < λ < 760 | Aluminium gallium arsenide (AlGaAs)Gallium arsenide phosphide (GaAsP)Aluminium gallium indium phosphide (AlGaInP)Gallium(III) phosphide (GaP) | ||
590 < λ < 610 | Gallium arsenide phosphide (GaAsP)Aluminium gallium indium phosphide (AlGaInP)Gallium(III) phosphide (GaP) | ||
570 < λ < 590 | Gallium arsenide phosphide (GaAsP)Aluminium gallium indium phosphide (AlGaInP)Gallium(III) phosphide (GaP) | ||
500 < λ < 570 | Indium gallium nitride (InGaN) / Gallium(III) nitride (GaN)Gallium(III) phosphide (GaP)Aluminium gallium indium phosphide (AlGaInP)Aluminium gallium phosphide (AlGaP) | ||
450 < λ < 500 | Zinc selenide (ZnSe)Indium gallium nitride (InGaN) | ||
400 < λ < 450 | Indium gallium nitride (InGaN) | ||
multiple types | Dual blue/red LEDs, blue with red phosphor, or white with purple plastic | ||
λ < 400 | Diamond (235 nm) Boron nitride (215 nm) Aluminium nitride (AlN) (210 nm) Aluminium gallium nitride (AlGaN)Aluminium gallium indium nitride (AlGaInN) – (down to 210 nm) | ||
multiple types | Blue with one or two phosphor layers: yellow with red, orange or pink phosphor added afterwards, or white with pink pigment or dye. | ||
White | Broad spectrum | Blue/UV diode with yellow phosphor |
Bagian bagian
Komponen LED tampak seperti lampu yang dipakai dalam sebuah rangkaian elektronika, walaupun sejatinya dia adalah Diode yang berpendar.
Yang harus diperhatikan adalah kaki sebuah LED, dibuat berbeda panjangnya.
Kaki yang panjang menunjukkan kutub positif, sementara yang pendek menunjukkan kutub negatif
3. Resistor
.jpeg)
4. Sensor LDR
Beberapa karakteristik yang terdapat pada sensor LDR antara lain adalah :
- Tegangan maksimum (DC) : 150 V
- Konsumsi Arus Maksimum : 100 mW
- Tingkatan Resistansi / Tahanan : 10 Ohm hingga 100k Ohm
- Puncak Spektral : 540 nm (ukuran gelombang cahaya)
- Waktu Respon Sensor : 20ms – 30 ms
- Suhu Operasi : -30o Celcius – 70o Celcius
Sensor pir adalah sensor yang digunakan untuk mendeteksi adanya pancaran sinar infra merah. Sensor pir ini bersifat pasif, artinya sensor ini tidak memancarkan sinar infra merah tetapi hanya menerima radiasi sinar infra merah dari luar
Spesifikasi:
- Vin : dc 5v 9v.
- Radius : 180 derajat.
- Jarak deteksi : 5 7 meter.
- Output : digital ttl.
- Memiliki setting sensitivitas.
- Memiliki setting time delay.
- Dimensi : 3,2 cm x 2,4 cm x 2,3 cm.
- Berat : 10 gr.


Prinsip kerja push button pada dasarnya adalah untuk menghubungkan dan memutuskan aliran listrik. Namun, tombol tekan tidak memiliki kunci dan akan kembali ke posisi semula setelah ditekan.
Ketika tombol tekan ditekan, nilainya menjadi HIGH dan mengalirkan arus listrik. Namun, setelah dilepas, tombol akan bernilai LOW dan memutuskan arus listrik.
Namun, bagaimana tombol tekan bekerja bisa berbeda tergantung dari jenis tombol tersebut, apakah itu NO atau NC.
Oleh karena itu, penting untuk memahami konsep dasar dan spesifikasi dari tombol tekan yang akan digunakan pada setiap proyek.
3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja[Kembali]
Rangkaian ini berfungsi sebagai sistem deteksi kehadiran berbasis multi-sensor. Sensor PIR mendeteksi pergerakan objek berdasarkan perubahan radiasi inframerah yang dipancarkan oleh makhluk hidup, kemudian mengirimkan sinyal digital HIGH ke mikrokontroler saat gerakan terdeteksi. Secara bersamaan, sensor suara/getaran memantau lingkungan untuk mendeteksi adanya bunyi atau getaran yang melewati ambang batas tertentu. Mikrokontroler NUCLEO-C031C6 memproses kedua input sensor tersebut dan mengaktifkan LED sebagai indikator visual ketika kondisi tertentu terpenuhi. Push button berfungsi sebagai input manual yang dapat digunakan untuk mereset sistem, mengubah mode operasi, atau mengaktifkan/menonaktifkan alarm secara manual. Seluruh sistem bekerja secara terintegrasi di mana mikrokontroler terus-menerus membaca status sensor dalam loop program, membandingkan nilai pembacaan dengan threshold yang telah ditentukan, lalu mengeksekusi aksi output yang sesuai.
4. Flowchart dan LIsting Program[Kembali]
Flowchart
Listing Program
Main c
Buatlah rangkaian seperti pada gambar percobaan 4 dengan keadaan LDR mendeteksi cahaya terang dan PIR tidak mendeteksi gerakan, maka lampu jalan akan mati
1. Download HTML [disini]
2. Download Rangkaian [disini]
3. Download Vidio Rangkaian [disini]
4. Download Datasheet Sensor:
5. Download library Komponen:
- library Sensor LDR [disini]
6. Download datasheet Relay [disini]
7. Download datasheet Motor [disini]
8. Download datasheet Led [disini]
9. Download listing program [disini]
10. Download data sheet [disini]







