1.Persiapan Alat dan Bahan
- STM32 (STM32F103C8 atau sesuai rangkaian)
- Sensor Heartbeat
- LED (Hijau, Kuning, Merah)
- Buzzer
- Resistor (220Ω / 330Ω)
- Breadboard dan kabel jumper
- Sumber tegangan (USB / adaptor)
2. Langkah Percobaan
1. Perakitan Rangkaian
- Hubungkan output sensor heartbeat ke pin PA0 (ADC)
- Hubungkan LED:
- PB0 → LED hijau
- PB1 → LED kuning
- PB10 → LED merah
- Hubungkan buzzer ke PB11
- Pastikan semua ground (GND) dan VCC terhubung dengan benar
- PB0 → LED hijau
- PB1 → LED kuning
- PB10 → LED merah
2. Pemrograman Mikrokontroler
- Tuliskan program sesuai kode yang diberikan
- Pastikan:
- ADC aktif di PA0
- GPIO output di PB0, PB1, PB10, PB11
- Upload program ke STM32
- ADC aktif di PA0
- GPIO output di PB0, PB1, PB10, PB11
3. Pengujian Sistem
- Nyalakan rangkaian
- Tempelkan jari pada sensor heartbeat
- Amati pembacaan:
- Saat detak sekitar 60 BPM:
- LED hijau menyala
- Buzzer berbunyi
- Jika tidak mencapai threshold:
- Semua LED dan buzzer mati
- Saat detak sekitar 60 BPM:
- LED hijau menyala
- Buzzer berbunyi
- Jika tidak mencapai threshold:
- Semua LED dan buzzer mati
2. Hardware dan Diagram Blok[Kembali]
1. STM32F103C8
Warna | Panjanggelombang [nm] | Material semikonduktor | |
Gallium arsenide (GaAs)Aluminium gallium arsenide (AlGaAs) | |||
610 < λ < 760 | Aluminium gallium arsenide (AlGaAs)Gallium arsenide phosphide (GaAsP)Aluminium gallium indium phosphide (AlGaInP)Gallium(III) phosphide (GaP) | ||
590 < λ < 610 | Gallium arsenide phosphide (GaAsP)Aluminium gallium indium phosphide (AlGaInP)Gallium(III) phosphide (GaP) | ||
570 < λ < 590 | Gallium arsenide phosphide (GaAsP)Aluminium gallium indium phosphide (AlGaInP)Gallium(III) phosphide (GaP) | ||
500 < λ < 570 | Indium gallium nitride (InGaN) / Gallium(III) nitride (GaN)Gallium(III) phosphide (GaP)Aluminium gallium indium phosphide (AlGaInP)Aluminium gallium phosphide (AlGaP) | ||
450 < λ < 500 | Zinc selenide (ZnSe)Indium gallium nitride (InGaN) | ||
400 < λ < 450 | Indium gallium nitride (InGaN) | ||
multiple types | Dual blue/red LEDs, blue with red phosphor, or white with purple plastic | ||
λ < 400 | Diamond (235 nm) Boron nitride (215 nm) Aluminium nitride (AlN) (210 nm) Aluminium gallium nitride (AlGaN)Aluminium gallium indium nitride (AlGaInN) – (down to 210 nm) | ||
multiple types | Blue with one or two phosphor layers: yellow with red, orange or pink phosphor added afterwards, or white with pink pigment or dye. | ||
White | Broad spectrum | Blue/UV diode with yellow phosphor |
Bagian bagian
Komponen LED tampak seperti lampu yang dipakai dalam sebuah rangkaian elektronika, walaupun sejatinya dia adalah Diode yang berpendar.
Yang harus diperhatikan adalah kaki sebuah LED, dibuat berbeda panjangnya.
Kaki yang panjang menunjukkan kutub positif, sementara yang pendek menunjukkan kutub negatif
3. Resistor
.jpeg)
4. Buzzer
Pulse Sensor Features and Specifications
- Biometric Pulse Rate or Heart Rate detecting sensor
- Plug and Play type sensor
- Operating Voltage: +5V or +3.3V
- Current Consumption: 4mA
- Inbuilt Amplification and Noise cancellation circuit.
- Diameter: 0.625”
- Thickness: 0.125” Thick
6. Vcc / Batrey
- Input voltage: ac 100~240v / dc 10~30v
- Output voltage: dc 1~35v
- Max. Input current: dc 14a
- Charging current: 0.1~10a
- Discharging current: 0.1~1.0a
- Balance current: 1.5a/cell max
- Max. Discharging power: 15w
- Max. Charging power: ac 100w / dc 250w
- Jenis batre yg didukung: life, lilon, lipo 1~6s, lihv 1-6s, pb 1-12s, nimh, cd 1-16s
- Ukuran: 126x115x49mm
- Berat: 460gr

Prinsip kerja push button pada dasarnya adalah untuk menghubungkan dan memutuskan aliran listrik. Namun, tombol tekan tidak memiliki kunci dan akan kembali ke posisi semula setelah ditekan.
Ketika tombol tekan ditekan, nilainya menjadi HIGH dan mengalirkan arus listrik. Namun, setelah dilepas, tombol akan bernilai LOW dan memutuskan arus listrik.
Namun, bagaimana tombol tekan bekerja bisa berbeda tergantung dari jenis tombol tersebut, apakah itu NO atau NC.
Oleh karena itu, penting untuk memahami konsep dasar dan spesifikasi dari tombol tekan yang akan digunakan pada setiap proyek.
3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja[Kembali]
Rangkaian Simulasi :
Prinsip Kerja :
Rangkaian ini bekerja dengan memanfaatkan sensor heartbeat sebagai input utama untuk mendeteksi detak jantung dalam bentuk sinyal analog. Sensor tersebut menghasilkan tegangan yang berubah-ubah mengikuti denyut jantung, kemudian sinyal analog ini dibaca oleh mikrokontroler STM32 melalui pin ADC (PA0) dan dikonversi menjadi data digital dengan resolusi 12-bit (0–4095). Untuk meningkatkan kestabilan pembacaan dan mengurangi noise, data ADC diproses menggunakan metode moving average filter sehingga menghasilkan nilai yang lebih halus dan representatif terhadap kondisi sebenarnya.
Nilai hasil pembacaan ADC yang telah difilter kemudian dibandingkan dengan nilai ambang batas tertentu yang telah ditentukan sebelumnya. Dalam percobaan ini, ambang batas diatur sekitar 60% dari nilai maksimum ADC, yang diasumsikan merepresentasikan kondisi detak jantung sekitar 60 BPM. Ketika nilai ADC melebihi threshold tersebut, mikrokontroler akan mengaktifkan output berupa LED hijau (pada pin PB0) dan buzzer (pada pin PB11). Sebaliknya, LED lain akan dimatikan untuk menunjukkan bahwa kondisi berada pada kategori tertentu sesuai logika program.
LED berfungsi sebagai indikator visual untuk menunjukkan kondisi detak jantung, di mana warna hijau menandakan kondisi normal (sekitar 60 BPM), sedangkan buzzer berfungsi sebagai indikator audio yang memberikan notifikasi tambahan bahwa detak jantung telah terdeteksi sesuai kondisi yang diinginkan. Jika nilai ADC berada di bawah threshold, maka semua output dimatikan sebagai indikasi bahwa kondisi belum memenuhi kriteria.
Secara keseluruhan, sistem ini bekerja dengan konsep akuisisi sinyal analog (sensor heartbeat), pengolahan data digital (ADC dan filtering), serta pengendalian output (LED dan buzzer) berdasarkan logika perbandingan nilai ambang. Sistem berjalan secara terus-menerus (real-time) dalam loop utama sehingga mampu merespons perubahan detak jantung secara langsung.
4. Flowchart dan LIsting Program[Kembali]
Flowchart
Listing Program :
1. Download HTML [disini]
2. Download Rangkaian Proteus [disini]
3. Download Vidio Rangkaian [disini]
4. Download Datasheet Sensor:
5. Download library Komponen:
6. Download datasheet Relay [disini]
7. Download datasheet Motor [disini]
8. Download datasheet Led [disini]
9. Download listing program [disini]
10. Download data sheet [disini]
Video Rangkaian [tekan disini]
Download LA [disini]
File Rangkaian Proteus [klik disini]





.png)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar